Muballigh Papua Barat Ini Menyampaikan Isra Mi’raj adalah Pelajaran Penting Tentang Ruang dan Waktu

Uncategorized308 Views

Manokwari, Papua Barat – Muballigh Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Yusuf Muri Salampessy, M.Pd., menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Makmur, Kabupaten Manokwari, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jamaah Masjid Baitul Makmur. Masjid ini dipimpin oleh Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, S.Hut., M.Ling. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Manokwari menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta tausiyah yang akan disampaikan oleh Ustadz Yusuf Muri Salampessy kepada jamaah, beliau juga berkata “pada malam yang sama beberapa masjid tetangga dan warga ada yang melaksanakan kegiatan Isra Mi’raj juga, sehingga jama’ah yang hadir terbagi, tidak terlalu ramai, namun yang paling penting adalah hikmah dari Isra Mi’ra itu sendiri dapat kita petik dengan baik, salahsatu hal pentingnya adalah perintah mengerjakan Sholat”, ujar H.Mugiyono Wakil Bupati Manokwari yang sekaligus ketua Takmir Masjid Baitul Makmur.

Dalam tausiyah, Ustadz Yusuf Muri Salampessy menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga mengandung pelajaran penting tentang ruang dan waktu. Ia mengajak jamaah untuk memahami Isra Mi’raj sebagai bukti kekuasaan Allah SWT yang melampaui batas logika manusia.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan kehidupan dengan menekankan prinsip Menikmati Proses, Menghargai Progres, dan Menghindari Protes , hal itu sebagai Kunci Sukses. Menurutnya, Allah SWT menciptakan alam semesta dalam enam masa bukan tanpa makna, melainkan sebagai ibrah agar manusia memahami bahwa segala sesuatu harus melalui proses, bukan tercipta secara instan.

Ustadz Yusuf juga menjelaskan bahwa berbagai teori yang berkembang di dunia Barat, seperti Teori Big Bang, Teori Nebula, serta teori alam semesta yang bermula dari asap, sejatinya telah lebih dahulu disampaikan Allah SWT dalam firman-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan yang melampaui zaman.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj di Masjid Baitul Makmur tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Yusuf Muri Salampessy, M.Pd., dengan harapan jamaah dapat mengambil hikmah dan mengamalkan nilai-nilai Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari.